Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Hukum UAI, Yusuf Hidayat sekaligus membantah kebar kematian mahasiswanya tersebut.
"Jam setengah 9 pagi, saya WA itu kondisinya, semalam operasi
alhamdulillah lancar," ujar Yusuf saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).
Operasi tersebut dilakukan di bagian kepala korban. Pada pagi harinya, korban kembali menjalani operasi lanjutan di bagian bahu.
"Tadi pagi operasi jam 5
alhamdulillah lancar. Sekarang lagi istirahat dan sudah melewati masa kritis," sambungnya.
Berdasarkan keterangan yang ia terima dari dokter, korban yang saat kejadian terpisah dengan rombongan itu mengalami pendarahan di bagian tengkorak belakang.
"Jadi memang harus dioperasi dan agak lama (pemulihan)," terang Yusuf.
Selain itu, korban juga mengalami patah tulang di bagian bahu dan sudah dalam perawatan intensif. "Bagian tangan juga luka-luka dan paling parah di kepala, kelihatannya kena benda tumpul, " lanjutnya.
Faisal ditemukan di antara gedung DPR RI dan TVRI. Korban ditemukan sudah terkapar di lokasi yang tengah dalam pembangunan. Menurut Yusuf, korban ditemukan oleh mahasiswa asal Sulawesi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelni.
BERITA TERKAIT: