Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani memastikan penyaluran Minyakita sudah dilakukan secara menyeluruh melalui jaringan Bulog. Ia menyebut distribusi dilakukan lewat skema pasar SP2KP oleh seluruh kantor cabang di berbagai daerah.
“Sudah ada langkah. Jadi kita sudah terdistribusi di seluruh pasar SP2KP oleh seluruh kantor cabang Bulog di seluruh tanah air,” ujar Rizal, dikutip Minggu, 26 April 2026.
Meski begitu, ia mengakui masih ada kendala di wilayah tertentu, khususnya Papua. Keterlambatan distribusi disebut terjadi karena faktor transportasi laut yang memengaruhi pengiriman logistik ke daerah tersebut.
“Mohon maaf untuk yang di Papua mengalami keterlambatan karena memang faktor perkapalannya,” tambahnya.
Pernyataan ini muncul di tengah dinamika harga Minyakita yang terus menjadi sorotan. Di lapangan, harga minyak goreng bersubsidi tersebut dilaporkan sudah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang saat ini berada di angka Rp15.700 per liter, bahkan menembus kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan telah membuka opsi kenaikan harga Minyakita. Sementara Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai HET perlu disesuaikan, mengingat angka tersebut tidak berubah sejak 2024.
BERITA TERKAIT: