Imbauan ini disampaikan Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, seiring diperketatnya sistem keamanan oleh otoritas Arab Saudi.
Aparat keamanan Arab Saudi kini mulai melakukan pemeriksaan acak (random checking) di sejumlah kawasan strategis sekitar Masjidil Haram, Makkah. Pemeriksaan menyasar jamaah di Terminal Jabal Al-Ka’bah hingga jalur-jalur menuju Masjidil Haram.
“Kartu Nusuk yang dimiliki seluruh jamaah harus dibawa ke mana-mana, terutama saat beraktivitas di luar hotel maupun di tempat ibadah seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, karena menjadi syarat utama akses masuk,” tegas Ihsan, dikutip Minggu, 26 April 2026.
Untuk penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, distribusi Kartu Nusuk dilakukan lebih awal di embarkasi sebelum jamaah diberangkatkan ke Arab Saudi. Proses distribusi dan aktivasi dilakukan oleh syarikah yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia.
“Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen seluruh jamaah yang berangkat sudah menerima Kartu Nusuk sejak di embarkasi, bahkan kartu tersebut telah diaktivasi,” ujar Ihsan.
PPIH mengimbau jamaah agar tidak lalai membawa dokumen resmi demi kelancaran ibadah dan menghindari kendala saat pemeriksaan oleh otoritas setempat.
BERITA TERKAIT: