"Seorang negarawan harus siap kalah dan siap menang. Elite politik harus bisa menenangkan pendukungnya," kata mantan Rektor UIN Bandung Profesor Nanat Fatah Natsir.
Menurutnya, elite politik jangan bersikap reaktif terhadap dinamika politik setelah pemungutan suara dan melontarkan wacana-wacana yang kontraproduktif menanggapi hasil hitung cepat yang dipublikasikan.
Elite politik dan para pendukung harus bersabar dan menyerahkan penghitungan suara kepada KPU, meskipun harus cukup lama menunggu hasilnya.
Karena itu, Nanat juga meminta agar KPU bekerja cepat dan akurat agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu ketidakpastian hasil penghitungan suara.
"KPU harus jujur adil dan terbuka. Jangan ada celah-celah kecurigaan dari masyarakat," ujar Nanat.
Apapun hasil penghitungan suara, dia meminta para elite politik dan pendukungnya menyikapi dengan tidak berlebihan. Kalaupun ada ketidakpuasan untuk menyelesaikan sengketa pemilu melalui lembaga yang berwenang.
"Elite politik jangan mendorong tindakan kekerasan menanggapi apapun hasil pemilu," imbuh Nanat, seperti dikutip
Antara, Jumat (19/4).
BERITA TERKAIT: