Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
Peresmian tersebut sekaligus menjadi penanda semakin kuatnya fondasi industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Di hadapan para undangan, Prabowo mengaku bangga atas capaian Indonesia yang kini telah mampu memproduksi kendaraan komersial berbasis listrik seperti bus dan truk.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan langkah penting menuju penguasaan teknologi kendaraan listrik secara menyeluruh.
“Jadi hari ini, saya sangat gembira, saya sangat bangga, kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk listrik. Ini sangat-sangat penting,” ujarnya.
Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berhenti pada produksi kendaraan komersial saja. Ia menargetkan pengembangan ke sektor kendaraan penumpang, khususnya sedan listrik, dalam skala produksi massal dalam beberapa tahun ke depan.
“Dan, memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028, kita akan produksi besar-besaran mobil sedan dari listrik,” lanjutnya.
Menurut Prabowo, capaian industri kendaraan listrik saat ini menjadi fondasi krusial dalam mendorong swasembada energi nasional.
Indonesia, kata dia, tidak lagi sekadar menjadi pasar atau konsumen, tetapi telah mulai bertransformasi menjadi produsen kendaraan listrik dengan kapasitas besar.
“Jadi sekarang sudah ada bus dari listrik, truk dari listrik, dan kemampuannya juga cukup besar. Membanggakan,” kata Prabowo.
BERITA TERKAIT: