KPK Akui Tidak Punya Keahlian Selidiki Kasus Novel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 20 Agustus 2017, 20:54 WIB
KPK Akui Tidak Punya Keahlian Selidiki Kasus Novel
Laode M Syarief/RMOL
rmol news logo Ajakan Polri untuk membentuk tim gabungan investigasi penyelesaian kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih dipelajari oleh pimpinan KPK. Ini lantaran KPK tidak mempunyai keahlian dalam penyidikan tindak pidana hukum.

Begitu kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief saat ditemui di acara "Aku KPK" di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (20/8).

"Sebenarnya kan yang lebih tahu bagaimana penyidikan tindak pidana hukum itu adalah polisi. KPK nggak punya banyak keahlian. Tetapi kami sedang melihat, mempelajari itu," ujarnya.

Laode mengungkapkan bahwa Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah mengajak KPK untuk membentuk tim gabungan untuk mempercepat penyelesaian kasus Novel. Kata Tito, kehadiran KPK dalam tim bisa menambah rasa percaya publik terhadap proses penyidikan.

Namun begitu, Laode menyebut bahwa KPK akan sulit untuk memutuskan bergabung dalam tim. Sebab, pengungkapan kasus Novel tidak dilatarbelakangi adanya indikasi korupsi.

"Pak Kapolri bilang bahwa kalau ada KPK rasa percaya publik itu terhadap proses penyidikan akan lebih meningkat. Tapi kami juga bilang, kami nggak punya kemampuan untuk melakukan seperti itu. Oleh karena itu hal ini akan dibicarakan dulu di dalam internal KPK," jelasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA