Rapat tersebut membahas posisi Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) yang telah terpilih menjadi Ketua DPD RI.
Usai Rapim, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa keputusan mengenai OSO yang harus mundur sebagai Wakil Ketua MPR RI atau tidak sepenuhnya diserahkan kepada DPD RI.
Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengaku bahwa pihaknya tak ingin mencampuri urusan DPD RI. Sebab kedudukannya setara dengan MPR.
"Kami tadi mengucapkan selamat atas terpilih sebagai Ketua DPD. Tentu ada riak-riak. Saya percaya Pak OSO bisa menyelesaikan ini di DPD dan itu setara MPR, DPR dan DPD itu kan setara. Oleh karena itu domainnya kewenangan penuh DPD. Kita percaya ini bisa diselesaikan," tegasnya.
Dipertegas apakah kepemimpinan OSO di MPR dan DPD akan mengganggu kinerja kedua lembaga tersebut, Zulhas kembali menekankan bahwa semua pertimbangan dan keputusan soal itu sepenuhnya ada di tangan para senator.
"Karena tidak ada kewenangan kami dari MPR untuk menunjuk, mengganti atau apapun. Yang berhak adalah DPD. Kembali kepada DPD. Tentu nanti DPD lewat Pak OSO akan mengadakan rapat bagaimana sebaiknya. DPD serahkan sepenuhnya hak untuk DPD. Saya kira jelas terang-benderang," ujarnya.
"Kita sikapnya menunggu saja menerima usulan. Kalau tidak diusulkan, engga ada kan (kewenangan MPR). Jadi terserah di sana. Bolanya di DPD bukan di kita," pungkasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: