Begitu kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/12).
"Banjir memang sudah surut dan hanya menyisakan genangan dan lumpur di beberapa tempat," ujarnya.
Dijabarkan Sutopo bahwa sebanyak 105.753 jiwa terdampak langsung bencana banjir. Banjir juga merendam sebanyak 33 desa di 5 kecamatan di Kota Bima yang meliputi Kecamatan Rasanae Timur, Mpunda, Raba, Rasanae Barat, dan Asakota.
"Saat ini masih ada 8.491 jiwa pengungsi yang tersebar 30 titik," sambungnya.
Sutopo juga mengatakan bahwa hampir semua sektor kehidupan terdampak dari banjir. Bahkan diperkirakan kerugian dan kerusakan akibat banjir mencapai lebih dari Rp 1 trilyun.
"Berdasarkan perhitungan data sementara kerugian dan kerusakan akibat banjir sebesar Rp 984,4 milyar. Jumlah ini adalah estimasi kasar yang nanti akan dihitung lebih detil dengan menggunakan pendekatan Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan PascaBencana), sekaligus dihitung besarnya kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekontruksi," jabar Sutopo.
"Diperkirakan dampak ekonomi akan terus bertambah," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: