Korban tewas tersambar petir saat pulang dari sawah di tengah gerimis. Peristiwa itu mengejutkan warga yang berada di lokasi kejadian.
Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo, membenarkan adanya peristiwa memilukan tersebut. Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat kawasan tersebut tengah diguyur gerimis.
Petaka bermula saat korban baru saja merampungkan pekerjaannya menanam padi. Di bawah rintik gerimis, Siti melangkah pulang menyusuri area persawahan. Tiba-tiba kilatan petir menyambar keras tepat di area tempatnya berjalan.
Kejadian mengerikan itu disaksikan langsung oleh Soelastri (47), warga setempat. Ia melihat jelas detik-detik tubuh lansia tersebut terkapar usai kilat menyambar.
Panik melihat kejadian itu, Soelastri bersama warga lainnya, Supriyanto (43), bergegas menghampiri lokasi untuk memberikan pertolongan.
Sayangnya, takdir berkata lain. Saat diperiksa oleh warga, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Begitu menerima laporan dari warga, petugas kami langsung meluncur ke TKP," kata AKP Sutarjo dikutip dari
RMOLJateng.
Dari hasil visum luar, petugas menemukan sejumlah luka bakar di bagian pelipis sebelah kiri.
Dua gigi korban patah, diduga kuat akibat benturan keras saat wajah korban terhempas ke tanah sesaat setelah tersambar petir.
BERITA TERKAIT: