Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan membenarkan adanya peristiwa orang hanyut dalam kejadian tersebut.
Kedua korban diketahui bernama Fatmawati (23), warga Kampung Baru Unila asal Tulang Bawang Barat, dan Bunga (23), warga Darul Hufas, Pesawaran, asal Kota Metro.
Berdasarkan kronologi sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, empat mahasiswi tengah berwisata di lokasi dan berswafoto di atas batu yang berada di aliran sungai.
“Sekitar lima menit kemudian debit air sempat surut, lalu tiba-tiba datang arus deras secara mendadak yang memicu kepanikan,” kata Anthoni dikutip dari
Kantor Berita RMOLLampung.
Dua mahasiswi lainnya, Rika dan Damai, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke batu yang lebih aman.
Sementara Fatmawati dan Bunga sempat berpegangan pada kayu di jembatan dan bahkan sempat ditarik oleh salah satu rekannya.
“Namun derasnya arus sungai membuat keduanya tidak mampu bertahan. Mereka kemudian hanyut setelah terhantam kayu balok yang terbawa arus banjir,” jelasnya.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban. Proses pencarian terus dilakukan sembari menunggu perkembangan terbaru dari tim di lapangan.
BERITA TERKAIT: