Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

BPBD Pasuruan Antisipasi Peningkatan Debit Air Saat Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 23 Maret 2026, 16:15 WIB
BPBD Pasuruan Antisipasi Peningkatan Debit Air Saat Banjir
Genangan air 5–40 cm masih menggenangi Desa Rujak Gadung, Kelurahan Karangketug, dan Desa Karang Asem, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, (22/3). (Foto: BPBD Kota Pasuruan)
rmol news logo Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kota Pasuruan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, pihaknya melakukan asesmen di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal. 

"Pemantauan ketinggian air terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan debit air dan memastikan keselamatan warga," ujar dia dalam keterangannya, Senin, 23 Maret 2026.

Abdul Muhari memastikan peristiwa bencana itu terjadi pada periode Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Jawa Timur berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/845/013/2025.

"Ini yang berlaku selama 155 hari, terhitung sejak 27 November 2025 hingga 1 Mei 2026," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Pasuruan sejak Sabtu malam 21 Maret 2026 pukul 19.00 WIB hingga Senin dini hari 23 Maret 2026 memicu banjir di sejumlah titik.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA