Jokowi Diminta Umumkan Kepada Negara Kreditor Bahwa Indonesia Akan Bayar Pokok Utang Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 27 Agustus 2016, 04:45 WIB
Jokowi Diminta Umumkan Kepada Negara Kreditor Bahwa Indonesia Akan Bayar Pokok Utang Saja
Lalu Mara Satria Wangsa/Net
rmol news logo . Melihat kemampuan negara dalam membayar utang beserta bunganya melambat, diharapkan Presiden Joko Widodo mengumumkan kepada negara kreditor bahwa Pemerintah Indonesia akan membayar pokok utang saja. Sementara bunga utang dihapusbukukan.

Demikian harapan politikus Partai Golkar yang juga tokoh nasional dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Mara Satria Wangsa, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 27/8).

"Bukankah negara-negara kreditor selama ini sudah menikmati pembayaran bunga yang demikian besar," kata Lalu Mara.

Bila hal tersebut dilakukan Jokowi, jelas Lalu Mara, maka maka posisi keuangan negara (APBN) tidak terbebani oleh komponen bungan utang. Dan akselerasi pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat akan semakin cepat.

"Saya yakin keputusan Bapak Presiden terkait hal tersebut akan memperoleh dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," kata Lalu Mara.

Pernyataan Lalu Mara ini terkait pengakuan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang mengakui kondisi Rancangan APBN (RAPBN) 2017 tidak sehat. Ini karena adanya defisit keseimbangan primer senilai Rp 111,4 triliun.

Keseimbangan primer adalah total penerimaan dikurangi belanja negara tanpa pembayaran bunga utang. Sri Mulyani mengatakan, bila keseimbangan primer ini defisit, itu berarti pemerintah menarik utang untuk membayar bunga utang. [ysa]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA