
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak pemilih untuk menjatuhkan pilihan berdasarkan rasionalitas dengan mempertimbangkan visi-misi, program, serta tawaran kebijakan publik yang diberikan oleh pasangan calon.
"Bukan berdasarkan aspek material sesaat yang bersifat temporer," kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini kepada redaksi, Selasa (8/12).
Perludem, lanjut Titi, juga mendorong pemilih untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran Pilkada yang terjadi pada masa tenang seperti politik uang kepada Panwaslu atau Bawaslu.‎
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015 adalah Pilkada serentak perdana di Indonesia dan terbesar di dunia. Pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember 2015 ini akan diikuti oleh 269 daerah, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota se-Tanah Air.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: