Komisioner KPU RI Divisi Teknis Penyelengaraan, Hadar Nafis Gumay mengatakan salah satu tujuan dilaksanakan simulasi untuk memperkaya substansi draft Peraturan KPU tentang Pemilihan Kepala Daerah dengan satu pasangan calon.
"Hasil dari simulasi ini akan kami bawa dalam rapat pleno yang membahas rancangan Peraturan KPU tentang Pemilihan dengan satu pasangan calon," ujar Hadar.
Hadar mengakui bahwa simulasi itu digelar dalam memberikan suatu hal yang baru, dimana masyarakat melakukan pilihan setuju atau tidak setuju terhadap peserta yang hanya satu pasangan calon. Selain itu, simulasi ini bertujuan untuk memberikan porsi yang sama besar terhadap kedua pilihan yang tersedia, baik kelompok yang setuju maupun kelompok yang tidak setuju.
Senada dengan Hadar, Komisioner KPU RI Divisi Sosialisasi, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menegaskan KPU sangat berhati-hati dalam mengemas konsep simulasi, untuk menghindari agar simulasi yang diberikan tidak mengarahkan kepada salah satu pilihan.
Ferry menambahkan, bahwa KPU sangat berhati-hati dalam mengemas bentuk sosialisasi. Salah satu bentuk kehati-hatiannya ialah dalam mendesain surat suara. "Kami betul-betul berhati-hati, dari awal sampai akhir, termasuk dalam desain surat suara," tukasnya.
Dalam simulasi itu pemilih diperkenalkan pada dua tipe desain surat suara. Surat suara tipe pertama ialah surat suara yang berisi kolom setuju dan tidak setuju terhadap pasangan calon tanpa memuat foto pasangan calon, tipe surat suara yang kedua ialah surat suara yang berisi kolom setuju dan tidak setuju terhadap pasangan calon dengan memuat foto pasangan calon.
Setelah memberikan suara, KPU melakukan exit poll untuk melihat respon para pemilih terhadap dua tipe surat suara yang tersedia dan akan menjadi salah satu pertimbangan KPU dalam menentukan desain surat suara.
Seperti dilansir dari
kpu.go.id, pergelaran simulasi di Kabupaten Tasikmalaya itu disambut antusias oleh warga masyarat setempat, khususnya warga di TPS 4 Dukuh Citatah, Desa Sukaherang, Kecamatan Singaparna. Warga Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan salah satu kabupaten yang berpotensi melaksanakan pemilihan kepala daerah dengan calon tunggal telah memadati lokasi TPS sejak pukul 07.00 WIB.
[rus]
BERITA TERKAIT: