Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan Pantai Tanah Merah berada dalam delineasi Ibu Kota Nusantara dan memiliki fungsi penting bagi ekosistem pesisir. Untuk itu, pengelolaannya perlu dilakukan melalui kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan mitra lingkungan.
“Kegiatan seperti ini bukan kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang dilakukan Otorita IKN bersama para mitra dan pemangku kepentingan lainnya. Hari ini kita melakukan aksi bersih pantai dan menanam 350 bibit mangrove. Ini tentu tidak cukup dan tidak berhenti sampai di sini, karena upaya pemulihan ekosistem mangrove di IKN akan terus dilakukan,” ujar Myrna.
Selain penanaman mangrove, peserta juga mengikuti edukasi persampahan, edukasi mangrove, aksi bersih pantai, pemilahan, dan penimbangan sampah. Dari kegiatan tersebut, peserta mengumpulkan 202,7 kilogram sampah yang dipilah berdasarkan jenisnya.
PT Pertamina Hulu Mahakam turut mendukung kegiatan ini melalui penyediaan bibit bakau. Kepala Lapangan Senipah, Peciko, dan South Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam, Billy Sunyoto, menyampaikan bahwa perusahaan mendukung upaya Otorita IKN dalam menjaga lingkungan hidup di kawasan pesisir.
“Kami sebagai perusahaan yang beroperasi di area Otorita IKN berkomitmen untuk mendukung aktivitas Otorita IKN. Di acara ini, kami juga berkontribusi dengan memberikan 500 bibit pohon bakau jenis rhizophora mucronata atau bakau hitam,” ujar Billy.
Myrna menegaskan bahwa menjaga kawasan pesisir tidak cukup dilakukan melalui penanaman, tetapi juga melalui perubahan perilaku. Dari aksi ini, Otorita IKN mendorong pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, masyarakat, dan pengunjung untuk menjaga kebersihan Pantai Tanah Merah, tidak membuang sampah sembarangan, serta mulai membiasakan pemilahan sampah di kawasan pantai.
“Upaya penyelamatan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim ini tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi hanya oleh Otorita IKN. Ini harus dilakukan oleh semua pihak, menjadi gerakan bersama, dan lebih penting lagi menjadi gaya hidup,” tutup Myrna.
BERITA TERKAIT: