JAKSA AGUNG BARU

Penunjukan HM Prasetyo untuk Mengamankan Kasus Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 20 November 2014, 14:42 WIB
Penunjukan HM Prasetyo untuk Mengamankan Kasus Presiden
hm prasetyo/net
rmol news logo Lagi-lagi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di awal masa jabatannya berbuah kontroversi.

Pengangkatan HM Prasetya menjadi Jaksa Agung dikritik karena dia merupakan kader partai politik dari Partai Nasdem.
 
Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J. Mahesa, mengatakan cuma ada dua dugaan terkait langkah Jokowi memilih HM Prasetyo yang sebelum jadi politisi sempat menjabat Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum).

Pertama, Prasetyo dipilih untuk penegakan hukum. Alasan kedua, ditujukan untuk mengamankan kasus-kasus hukum yang menyeret orang pemerintah.

"Nah, apa prestasi dia di kejaksaan?" tanya Desmond saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis 20/11).

Karena tidak ada prestasi Prasetyo yang menonjol selama di Kejaksaan Agung, Desmond pesimis penunjukan Prasetyo bertujuan penegakan hukum.

Menurutnya, Prasetyo yang disodorkan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, akan lebih berguna untuk mengamankan Presiden Jokowi dari kasus-kasus hukum yang akan dan sudah terjadi.

Salah satu kasus yang sudah menyeret Jokowi adalah perkara korupsi Transjakarta yang sampai sekarang ditangani Kejaksaan Agung. Kasus itu terjadi ketika Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Soal pengangkatan HM Prasteyo itu, saya lebih condong yang (alasan) kedua," tandasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA