Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan bahwa negaranya telah merampungkan seluruh persiapan teknis dan non-teknis bagi tim nasional.
“Iran sepenuhnya siap untuk partisipasi tim nasional sepak bolanya di Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat,” ujarnya di televisi pemerintah
IRIB, Kamis, 23 April 2026.
Mohajerani menambahkan bahwa langkah tersebut dilakukan atas arahan langsung menteri olahraga dengan fokus pada penyediaan fasilitas yang dibutuhkan untuk meraih performa maksimal.
Ketegangan regional meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan terhadap aset dan pangkalan AS di Timur Tengah.
Gencatan senjata selama dua pekan diumumkan pada 8 April, disusul perundingan langsung di Islamabad pada 11-12 April yang berakhir tanpa kesepakatan.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada 16 April menyatakan bahwa Iran diperkirakan tetap akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Ia menegaskan bahwa tim Iran telah lolos kualifikasi dan menunjukkan keinginan untuk tetap bertanding meski situasi belum sepenuhnya kondusif.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Maret menyatakan bahwa tim Iran tetap diterima dalam turnamen, namun ia mempertanyakan kelayakan kehadiran mereka dengan alasan keamanan.
BERITA TERKAIT: