Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari
Antara, Ari Basuki dari
Merdekacom, Yudistiro Pranoto dari
iNews, Firman Daus/Firdaus Wajidi dari
Anadolu Agency, serta Donal Husni jurnalis lepas.
Doa bersama digelar sekitar pukul 18.30 WIB sampai dengan selesai di kawasan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat malam, 10 September 2026.
Ratusan jurnalis yang terdiri dari berbagai kelompok kerja (Pokja) lintas wilayah dan desk tersebut turut melangitkan doa untuk rekan kerja seprofesi yang belum kembali hingga saat ini.
Pantauan
RMOL di lokasi, ratusan jurnalis duduk bersila, sebagian lainnya mengabadikan momen khidmat penuh haru tersebut seraya berdoa agar kelima jurnalis yang hilang kontak bisa kembali dengan selamat ke pangkuan keluarga yang menanti. Hadir pula dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan keluarga.
Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo berharap doa bersama tersebut dapat memberikan kekuatan sekaligus membawa titik terang dalam proses pencarian.
“Semoga mendapatkan titik terang dari pencarian hari ini. Semoga doa-doa dari masyarakat doa-doa dari kawan-kawan insan pers bisa ada titik terang,” ujar Dwi dalam sambutannya sebelum doa bersama dimulai.
Dalam doa bersama tersebut, turut dikumandangkan ayat suci Al-Qur'an dan tahlil yang ditutup dengan menyalakan 1.000 lilin secara simbolis tanda harapan tak boleh padam.
Sebelumnya, lima jurnalis bersama satu kapten dan anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang kontak sejak Senin sore, 7 September 2026, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda menggunakan kapal.
Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal diketahui. Namun hingga saat ini, keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih belum diketahui.
BERITA TERKAIT: