Ratusan Jurnalis Doa Bersama untuk Lima Rekan Hilang saat Meliput Anak Krakatau

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 12 September 2026, 03:35 WIB
Ratusan Jurnalis Doa Bersama untuk Lima Rekan Hilang saat Meliput Anak Krakatau
Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat malam, 10 September 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
Kecil Besar
rmol news logo Ratusan jurnalis turut bergabung dalam doa bersama yang diprakarsai Pewarta Foto Indonesia (PFI) untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, pada Senin, 7 September 2026.

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdekacom, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus/Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Donal Husni jurnalis lepas.

Doa bersama digelar sekitar pukul 18.30 WIB sampai dengan selesai di kawasan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat malam, 10 September 2026.

Ratusan jurnalis yang terdiri dari berbagai kelompok kerja (Pokja) lintas wilayah dan desk tersebut turut melangitkan doa untuk rekan kerja seprofesi yang belum kembali hingga saat ini.

Pantauan RMOL di lokasi, ratusan jurnalis duduk bersila, sebagian lainnya mengabadikan momen khidmat penuh haru tersebut seraya berdoa agar kelima jurnalis yang hilang kontak bisa kembali dengan selamat ke pangkuan keluarga yang menanti. Hadir pula dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan keluarga.

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo berharap doa bersama tersebut dapat memberikan kekuatan sekaligus membawa titik terang dalam proses pencarian.

“Semoga mendapatkan titik terang dari pencarian hari ini. Semoga doa-doa dari masyarakat doa-doa dari kawan-kawan insan pers bisa ada titik terang,” ujar Dwi dalam sambutannya sebelum doa bersama dimulai.

Dalam doa bersama tersebut, turut dikumandangkan ayat suci Al-Qur'an dan tahlil yang ditutup dengan menyalakan 1.000 lilin secara simbolis tanda harapan tak boleh padam.

Sebelumnya, lima jurnalis bersama satu kapten dan anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang kontak sejak Senin sore, 7 September 2026, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda menggunakan kapal.

Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal diketahui. Namun hingga saat ini, keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih belum diketahui.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA