Peresmian dilakukan usai Prabowo memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan, setelah menyelesaikan rangkaian upacara, Prabowo bersama sejumlah pejabat mengunjungi sumur Lubang Buaya.
Kepala Negara kemudian berjalan menuju Museum Kesaktian Pancasila, meninjau langsung sejumlah bagian museum yang telah direvitalisasi, sebelum menuju mimbar peresmian.
"Dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar, Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila," ucap Presiden yang kemudian menandatangani prasasti peresmian.
Prabowo dalam kesempatan itu didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri, Ketua DPD Sultan Najamuddin, dan Ketua MPR Ahmad Muzani.
Museum yang mulai beroperasi pada 1992 tersebut kini mendapat pembaruan, termasuk pada penyajian 34 diorama yang mengisahkan berbagai pemberontakan dan penumpasan PKI di sejumlah daerah di Indonesia. Koleksi tersebut mencakup rentang sejarah sejak 1945 hingga 1974.
Kasubsi Koleksi Monumen Pancasila Sakti, Mayor Marinir Masnen, mengatakan tampilan diorama setelah revitalisasi berubah hampir 100 persen.
Konsep baru tersebut mengadopsi museum di luar negeri dengan ruangan yang dibuat lebih gelap, sementara pencahayaan difokuskan pada diorama, fragmen sejarah, dan materi yang dilengkapi multimedia.
"Adanya revitalisasi ini diharapkan lebih menarik terhadap pengunjung. Kemudian, lebih mengena dalam memberikan penyampaian sejarah tentang PKI ini, baik lewat narasi maupun lewat multimedia," kata Masnen.
Setelah diresmikan Presiden, museum bakal dibuka untuk publik pada Jumat besok, 2 Oktober 2026.
BERITA TERKAIT: