Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, Menhub Soroti Bandara Supadio

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 21 Agustus 2026, 10:57 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, Menhub Soroti Bandara Supadio
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
Kecil Besar
rmol news logo Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan. 
HUT RMOL news

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut Bandara Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat, sebagai salah satu titik yang terdampak cukup serius.

Dudy mengatakan, kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Kalimantan Barat sudah tidak memungkinkan bagi pesawat untuk beroperasi secara aman. Akibatnya, sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan.

"Untuk Kalimantan memang tadi seperti di Kalimantan Barat, ada pembatalan penerbangan karena asap di sana sudah cukup mengganggu jarak pandang," kata Dudy seusai rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis 20 Agustus 2026.

Menurut Dudy, gangguan penerbangan masih berpotensi berlanjut jika kabut asap tetap pekat. Keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah penerbangan dapat dilanjutkan atau harus dibatalkan.

Dudy secara khusus menyebut Bandara Supadio sebagai salah satu lokasi yang terdampak cukup serius akibat buruknya jarak pandang.

"Yang di Kalimantan Barat saya rasa Supadio, ya. Nanti saya mesti update lagi untuk titik-titiknya," kata Dudy.

Ia belum merinci jumlah penerbangan yang dibatalkan maupun seluruh bandara yang terdampak. Pemerintah masih memantau perkembangan kondisi kabut asap dan jarak pandang di lapangan.

Kementerian Perhubungan meminta maskapai meningkatkan kewaspadaan serta memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum memastikan operasional penerbangan.

"Kita mengingatkan kepada seluruh airline untuk berhati-hati. Selalu memonitor informasi dari BMKG terkait dengan cuaca. Itu yang paling penting," tandas Dudy. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA