"Deklarasi perang melawan peredaran Tramadol ilegal melihat peredaraan obat keras di Tanah Abang sangat masif. Masa depan generasi muda kita sedang dipertaruhkan," tegas Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.
Pemkot Jakarta Pusat bersama masyarakat menyatakan komitmennya dalam memerangi peredaran obat keras tramadol ilegal yang dapat memberikan efek negatif kepada generasi muda.
"Saya menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada seluruh komponen tokoh masyarakat, pemuda, agama yang tergabung di Tanah Abang yang mendeklarasikan komitmen perang terhadap peredaran tramadol ilegal," ungkapnya.
Ia juga mengajak BPOM, Suku Dinas Kesehatan, TNI, Polri serta Satpol PP bersinergi bersama melakukan pengawasan terpadu untuk memutus peredaran tramadol ilegal di Tanah Abang. Masyarakat diminta jangan takut melapor apabila menemukan peredaran tramadol dijual bebas tanpa resep.
"Segera laporkan dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Arifin berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan dari peredaran obat keras ilegal. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci untuk menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan tramadol serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
BERITA TERKAIT: