Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, membenarkan adanya peristiwa orang hanyut dalam insiden tersebut.
Kedua korban diketahui bernama Fatmawati (23), warga Kampung Baru Unila asal Tulang Bawang Barat, dan Bunga (23), warga Darul Hufas, Pesawaran, asal Metro.
Berdasarkan kronologi sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, keempat mahasiswi tengah berwisata di lokasi dan melakukan swafoto di atas batu yang berada di aliran sungai.
“Selang sekitar lima menit, debit air tiba-tiba surut sebelum kemudian disusul datangnya arus deras secara mendadak. Kondisi tersebut memicu kepanikan di antara mereka,” ujar Anthoni dikutip
Kantor Berita RMOLLampung, Kamis, 2 April 2026
Dua korban lainnya, Rika dan Damai, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke batu yang lebih aman. Sementara Fatmawati dan Bunga sempat berpegangan pada kayu di jembatan, bahkan sempat ditarik oleh salah satu rekannya.
“Derasnya arus sungai membuat keduanya tidak mampu bertahan. Keduanya kemudian hanyut setelah terhantam kayu balok yang terbawa arus banjir,” jelas dia.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap kedua korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pihak berwenang menyatakan informasi akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan.
BERITA TERKAIT: