Pertemuan tersebut membahas berbagai program kerja dan agenda kejuaraan yang akan dijalankan FTI Lampung dalam upaya mendorong perkembangan olahraga triathlon di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan itu, Taufik berharap FTI Lampung mampu berkembang pesat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengprov FTI Lampung, Azry Ayu Nabillah menegaskan pihaknya siap tancap gas pada 2026 melalui tagline “Next-Gen Triathlon”.
Menurut Azry, FTI Lampung telah menyiapkan roadmap besar bertajuk “Blueprint Triathlon Lampung 2026” yang difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, pembinaan atlet usia muda, hingga penyelenggaraan event berskala daerah dan nasional.
“Sebagai langkah awal, FTI Lampung akan menggelar program Triathlon Coaching License tingkat daerah pada 18-19 Juni 2026,” ujar Azry dikutip
Kantor Berita RMOLLampung, Jumat, 29 Mei 2026.
Dosen Program Studi Rekayasa Keolahragaan itu menjelaskan, program lisensi pelatih menjadi fondasi penting untuk mencetak pelatih berkualitas di daerah sehingga mampu meningkatkan kemampuan atlet Lampung agar siap bersaing di level nasional.
Selanjutnya, pada Agustus 2026, FTI Lampung akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Aquathlon 2026 yang memadukan cabang renang dan lari. Ajang itu juga diproyeksikan menjadi sarana penjaringan atlet potensial untuk program pembinaan jangka panjang.
Tak hanya fokus pada atlet dan pelatih, FTI Lampung juga menyiapkan program Triathlon Technical Official National License pada Oktober 2026 guna mencetak perangkat pertandingan berstandar nasional.
Puncak agenda FTI Lampung akan ditandai dengan pelaksanaan Krakatau Triathlon Series 2026 pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Event yang mengusung konsep sport tourism tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata Lampung dengan memanfaatkan potensi pesisir dan kekuatan komunitas olahraga di daerah.
“Melalui Road to Krakatau Triathlon Series 2026, kami optimistis blueprint ini dapat menjadi fondasi kuat bagi masa depan triathlon di Lampung,” kata Azry.
Menurutnya, pengembangan komunitas, regenerasi atlet, dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam membangun prestasi olahraga triathlon di Provinsi Lampung.
BERITA TERKAIT: