Kebijakan tersebut diumumkan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu, 22 Maret 2026.
”Pengelola Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) melakukan buka tutup secara situasional pada akses masuk menuju arah Cikampek atas diskresi Kepolisian,” tulis manajemen JJC.
Dijelaskan, kebijakan buka tutup mulai diterapkan sejak pukul 09.10 WIB. Langkah ini diambil sebagai respons atas kepadatan lalu lintas di titik pertemuan antara ruas MBZ dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.
”Upaya ini dilakukan untuk mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” lanjutnya.
PT JJC bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan serta pengaturan arus kendaraan secara dinamis. Akses masuk akan kembali dibuka setelah kondisi lalu lintas dinilai normal dan terkendali.
JJC juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melintas di ruas MBZ.
Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, kendaraan laik jalan, serta mencukupi kebutuhan bahan bakar maupun daya listrik.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
”Dengan demikian perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” tutup keterangan JJC.
BERITA TERKAIT: