Saat mendarat hujan turun mengguyur bandara dan diperkirakan pesawat tergelincir di unway 09/27 karena licin.
Tidak ada korban dalam kejadian itu. Pesadang dievakuasi dan bandara ditutup sementara hingga pukul 23.00 WIB.
Penutupan sementara Bandara Adisucipto disampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Notice to Airman (Notam) no. B0740/17.
Dalam keterangan yang diterima redaksi, Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara, Agoes Subagio, meminta maaf kepada penumpang yang terdampak atas penutupan bandara yang harus dilakukan tersebut.
"Kami sampaikan bahwa bandara ditutup sementara untuk evakuasi badan pesawat yang berada di runway menuju tempat yang aman sambil menunggu investigasi dari tim KNKT," ujar Agoes dalam keterangan itu.
Agoes juga meminta agar maskapai Garuda Indonesia dan maskapai lain serta pengelola bandara memberikan layanan sebaik-baiknya terhadap penumpang yang terdampak, sesuai peraturan yang berlaku.
Boeing B737-800 NG dengan registrasi PK GNK yang tergelincir itu dikendalikan Capt. Rio Kurnia, Flight Officer Aulia Riyani dan lima awak kabin. Pesawat membawa 123 penumpang. Empat di antaranya bayi.
[dem]
BERITA TERKAIT: