Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Garuda Sakti Bersatu (Garda Satu), Abdul Rohim atau yang akrab disapa Cak Rohim, dalam acara syukuran dan halal bihalal di Jakarta, Jumat 10 April 2026.
Acara tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian akademik dua kader terbaik Garda Satu yang berhasil meraih gelar Magister Pertahanan dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Dua kader yang dimaksud adalah Sekretaris Jenderal Garda Satu, Solihin Pure, serta Ketua Bidang Kaderisasi, Rudi Laksono.
Cak Rohim menegaskan bahwa pencapaian tersebut sejalan dengan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Salah satu ikrar alumni saat wisuda di Unhan adalah mengabdikan diri kepada rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ikrar tersebut sangat sejalan dengan visi dan misi DPP Garda Satu,” ujarnya.
Cak Rohim berharap ilmu pertahanan yang telah diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.
Ia juga mendorong para kader untuk menjadi motor penggerak dalam memajukan organisasi.
“Semoga ilmu ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi kader-kader Garda Satu lainnya untuk terus menuntut ilmu hingga jenjang tertinggi,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Solihin Pure menjelaskan bahwa kelulusannya merupakan bagian dari wisuda gelombang pertama tahun ini, menyusul Rudi Laksono yang telah lebih dulu diwisuda pada gelombang sebelumnya.
Ia menyebut program magister tersebut sepenuhnya dibiayai oleh negara, dengan dukungan moral dari DPP Garda Satu.
“Insya Allah, ilmu pertahanan yang kami dapatkan akan kami dedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Solihin.
BERITA TERKAIT: