Penembakan ‎Nasabah Bank Di Daan Mogot Bukan Terorisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 10 Juni 2017, 21:35 WIB
rmol news logo . Mabes Polri menegaskan, aksi "koboi" komplotan pelaku penembakan sadis terhadap Davidson Tantono (31) di Jakarta Barat, tidak berindikasi terorisme.

Saat ini, polisi masih menelusuri jejak pelaku yang nekat menembak mati Davidson.

"Kaitan dengan teroris, kami belum menemukan benang merahnya," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (10/6).

Berdasarkan analisa Rikwanto, pelaku kemungkinan adalah berandal jalanan. Khususnya, kriminal yang memang memiliki target khusus mencuri kendaraan bermotor milik warga.

"Biasanya kalau dalam kejahatan ada kelompok tertentu. Spesialis curanmor, spesialis nasabah juga ada," pungkas Rikwanto.

Seperti diketahui, Davidson tewas setelah menjadi korban penembakan pelaku di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (9/6) lalu. Pelaku membawa kabur uang sebesar Rp 300 juta yang baru saja diambil korban dari bank. Kuat dugaan, pria yang baru saja menjadi ayah itu sudah dibuntuti pelaku dari awal.

Terkait insiden tersebut, polisi mengimbau warga agar meminta pengawalan pihak berwajib jika ingin mengambil uang dalam jumlah besar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA