Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem, Taufiqulhadi, kebakaran jenggot. Dia membela koleganya sesama politisi Nasdem itu. Menurut dia apa yang dikemukakan oleh ICW tidak berdasar. Sebab, kasus-kasus tersebut sesungguhnya terjadi sebelum masa kepemimpinan M Prasetyo.
"Pertama, untuk mengkritik harus ada dasarnya. Kalau berbicara Bank Century, itu kan persoalan-persoalan sebelumnya. Kan dulu ada Pansus Century kenapa tidak diselesaikan. Begitu juga dengan kasus BLBI dan kasus lainnya itu kan jauh dari sebelumnya," tegasnya ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/7).
Kedua, Taufiqulhadi mengklaim perkara yang dulu belum pernah diungkapkan sekarang malah diungkap oleh Jaksa Agung. Seperti kasus hukum yang menimpa mantan Ketua Umum PSSI La Nyala Mataliti.
"Kasus ini kan paling-paling sudah selesai. Tapi Jaksa Agung ini enggak mau, kalau ada kerugian negara segara diselidiki," tandasnya.
Menurutnya, Jaksa Agung M. Prasetyo merupakan salah satu penegak hukum yang telah melakukan tugasnya secara besar kendati anggarannya sangat kecil.
"Tapi sangat bekerja keras dalam melaksanakan tugasnya. Jadi tidak benar yang dikatakan oleh teman-teman ICW. ICW ini kan menganggap dirinya yang paling benar," sesalnya.
Taufiqulhadi kemudian menyarankan ICW untuk menanyakan langsung kepada pendirinya, Teten Masduki yang saat ini menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
"Tanyakan saja itu soal berhasil atau tidak berhasil kepada kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Dia ini kan sering dengan presiden. Kan dia tau nuansa politik," imbaunya.
[zul]
BERITA TERKAIT: