"Berita palsu yang menyatakan bahwa Republik Islam Iran dan AS berhenti berkomunikasi beberapa hari lalu adalah salah dan keliru," tulis Trump dalam unggahan di Truth Social pada Selasa, 3 Juni waktu setempat.
Trump memastikan rumor yang beredar tidak benar dan percakapan antara kedua negara terus berlangsung tanpa henti, termasuk dalam beberapa hari terakhir.
"Percakapan antara kita telah berlangsung terus-menerus, termasuk empat hari yang lalu, tiga hari yang lalu, dua hari yang lalu, satu hari yang lalu, dan hari ini," kata dia.
Meski demikian, Trump mengakui belum dapat memastikan ke mana arah pembicaraan tersebut akan bermuara.
Namun, ia kembali mendesak Iran agar segera mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat setelah proses yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Ke mana arahnya, kita tidak pernah tahu, tetapi seperti yang saya katakan kepada Iran, 'Sudah waktunya, dengan cara apa pun, bagi Anda untuk membuat kesepakatan. Anda telah melakukan ini selama 47 tahun, dan ini tidak dapat dibiarkan berlanjut lebih lama lagi!" pungkasnya.
BERITA TERKAIT: