Hal itu terjadi menyusul kasus bunuh diri tiga gadis remaja di komunitas tersebut.
Kepala komunitas pribumi yang dikenal juga sebagai Wapekeka First Nation di Ontario utara, Brennan Sainnawap membuat deklarasi tersebut pekan ini.
Kasus bunuh diri terjadi sejak Januari lalu di mana dua gadis yang berusia 12 tahun melakukan aksi bunuh diri. Aksi bunuh diri kembali terjadi pada 13 Juni lalu, korbannya adalah gadis remaja berusia 13 tahun.
Ini adalah krisis bunuh diri terbaru yang menimpa komunitas pribumi tersebut. Tahun lalu, Attawapiskat First Nation di Ontario menyatakan keadaan darurat setelah 11 orang berusaha bunuh diri dalam satu hari.
Selama musim panas, Wapekeka memberi tahu Health Canada bahwa mereka telah menyadari bahwa beberapa gadis telah memasuki sebuah perjanjian bunuh diri dan meminta sekitar 380.000 dolar Kanada untuk menciptakan program pencegahan bunuh diri untuk kaum muda.
Pemimpin desa juga bertemu Perdana Menteri Justin Trudeau untuk membicarakan krisis bunuh diri masyarakat.
Health Canada mengatakan akan mengirimkan dana tapi Wakepeka mengatakan bahwa saat ini hanya menerima seperempat dari apa yang dijanjikan.
Menteri Hubungan Masyarakat Ontario David Zimmer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa provinsi tersebut bekerja sama dengan mitra regional dan federal untuk membantu mengkoordinasikan tanggapan atas dukungan tambahan.
"Kondisi yang menyebabkan keputusasaan itu rumit dan berlapis-lapis. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mengatasi kondisi ini dengan serius," kata Zimmer seperti dimuat BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: