Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, melalui unggahan di media sosial mengatakan serangan tersebut sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional.
"Serangan brutal Amerika Serikat terhadap kapal-kapal dagang India yang telah menewaskan sedikitnya tiga warga negara India merupakan bukti nyata dari kebijakan perampasan bersenjata dan pembajakan negara yang terus dilakukan AS," tulis Baghaei, dikutip Jumat 12 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pemerintah India.
"Kami menyampaikan simpati kepada keluarga dan kerabat para pelaut India yang tewas, serta belasungkawa yang tulus kepada rakyat dan pemerintah India," lanjutnya.
Menurut Iran, insiden tersebut menunjukkan perlunya tekanan internasional terhadap Washington. Baghaei menegaskan bahwa tindakan AS tidak hanya mengancam nyawa warga sipil, tetapi juga membahayakan keamanan jalur pelayaran dunia.
"Komunitas internasional harus meminta pertanggungjawaban Amerika Serikat atas tindakan yang melanggar hukum ini. Perilaku tersebut terus mengancam perdamaian dan keamanan global, sekaligus membahayakan kebebasan navigasi di laut," katanya.
BERITA TERKAIT: