Minggu (5/5). Setidaknya 10 warga sipil tewas dalam insiden tragis ini.
"Beberapa orang telah tewas, ledakan itu besar, kami masih mengumpulkan rincian para korban. Untuk sementara, korban tewas diketahui 10 orang," kata pejabat kepolisian setempat Mohamed Adan, sebagaimana dilansir AFP (Minggu, 5/5).
Ia mengatakan bahwa para pejabat pemerintah yang berada didalam mobil lapis baja dan menjadi target penyerangan, kini dalam keadaan selamat. Namun belum jelas diketahui pejabat siapa yang berada dalam kendaraan tersebut.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di pusat kota dimana banyak orang sedang berkumpul untuk minum teh di warung pinggir jalan.
"Saya melihat beberapa mayat termasuk seorang wanita, beberapa dari mereka hangus terbakar api dari ledakan. Sangat mengerikan," ujar seorang saksi mata, Ali Yusuf.
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan ini. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, milisi al Shabab memang sering kali meluncurkan serangkaian serangan di Mogadishu.
Kelompok ini bahkan pernah bersumpah akan menggulingkan Presiden Hassan Sheikh Mohamud, yang mengambil alih pemerintahan pada bulan September lalu setelah dipilih oleh parlemen baru negara itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: