
Kantor berita pemerintah Suriah (SANA) melaporkan bahwa Suriah menuduh Israel telah menembakkan roket ke Jamraya, Damaskus, Minggu
(5/5).
Dalam laporannya tersebut, dikabarkan bahwa roket Israel telah menghantam pusat penelitian ilmiah yang diduga dipakai sebagai markas pertahanan Suriah.
Namun, pihak Suriah tak mau memberikan keterangan atas tudinghan Israel tersebut. Sebagaimana yang dilansir CNN (Minggu, 5/5), saat dimintai keterangan, seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menolak untuk mengomentari tuduhan tersebut.
"Kami tidak akan mengomentari laporan tersebut sama sekali," katanya.
Serangan itu untuk kedua kalinya dilakukan Israel terhadap fasilitas penelitian pertahanan pemerintah Suriah di Jamraya.
Pada 2 Januari lalu, roket-roket Israel juga menyerang fasilitas penelitian ilmiah yang sama. Dalam peristiwa itu dua orang tewas. Serangan Israel itu dinilai sebagai bentuk pelanggaran atas kedaulatan Suriah.
[dry]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: