Ledakan tersebut terjadi di At Tuwail, sebelah timur kota pantai Al Arish yang terletak di wilayah Sinai, pada Minggu (22/7) dinihari waktu setempat. At Tuwail adalah titik terakhir pipa saluran gas tersebut sebelum bercabang ke Israel dan Jordania.
Pejabat keamanan setempat dan beberapa saksi mata mengatakan, bahwa para pelaku mendekati pipa saluran itu dengan menaiki truk kecil dan bersenjata lengkap. Mereka kemudian memasang peledak dibawah pipa tersebut dan meledakkannya dari jarak jauh. Demikian sebagaimana diberitakan Reuters (Minggu, 22/7).
Suara ledakan keras bergema ke seluruh daerah tersebut. Bahkan warga yang berada di radius 30 kilometer mengaku dapat melihat lidah api akibat gas yang terbakar menjilat ke udara.
Ini merupakan pipa kelima belas yang telah diserang pihak tak dikenal sejak meletusnya aksi revolusi pada awal 2011 yang menggulingkan presiden Mesir Hosni Mubarak.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: