Pemerintah Setop Impor Solar Sejak Juli 2026, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 10:42 WIB
Pemerintah Setop Impor Solar Sejak Juli 2026, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tangkapan layar TV Parlemen)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi mulai menunjukkan hasil. Salah satunya melalui produksi bahan bakar diesel berbasis kelapa sawit dengan implementasi program biodiesel B50.

"Janji swasembada energi sekarang kita sudah mulai wujudkan dengan pertama kali swasembada BBM jenis solar. Kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar dari luar negeri mulai 1 Juli 2026.

Penghentian impor tersebut, lanjut dia, turut menghemat devisa hingga Rp170 triliun.

"Sehingga mulai tahun ini, mulai 1 Juli 2026 kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan kita berhasil menghemat devisa Rp170 triliun atau sekitar 9,5 miliar Dolar AS, tidak lagi harus kita kirim keluar negeri," tandasnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA