Ketidakpastian seputar suku bunga dan kebijakan pemerintahan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menghentikan reli yang mendorong sejumlah pasar ke rekor tertinggi tahun ini.
Dikutip dari
Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,55 persen atau 2,77 poin menjadi 507,62 pada sesi perdagangan terakhir 2024, Selasa 31 Desember 2024 atau Rabu WIB.
Meski demikian, STOXX 600 mencatat penurunan kuartalan sekitar 3 persen - terbesar sejak Juli 2022.
Indeks FTSE 100 Inggris ditutup menguat 0,64 persen atau 52,01 poin menjadi 8.173,02. Sementara CAC Prancis melesat 0,92 persen atau 67,18 poin jadi 7.380,74.
Sebagian besar pasar tutup karena liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bursa Jerman, Italia, dan Swiss sudah pada Selasa, sementara pasar di Prancis, Spanyol, dan Inggris tutup lebih awal.
Analis mengatakan, investor bersikap hati-hati terutama di saat libur panjang Nataru. Ketidakpastian atas kebijakan moneter dan prospek ekonomi di bawah kepemimpinan Trump membuat Investor terus menunggu dan mengamati.
Saham Eropa mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada September lalu, mengikuti lonjakan yang didorong AI di Wall Street dan didukung pemotongan suku bunga dari Bank Sentral Eropa.
BERITA TERKAIT: