Dolar AS Stabil di Tengah Tekanan Inflasi Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 01 Juni 2026, 10:07 WIB
Dolar AS Stabil di Tengah  Tekanan Inflasi Global
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Nilai tukar Dolar AS atau indeks DXY yang mengukur mata uang utama, bergerak stabil di level 99,00 pada Senin 1 Juni 2026, setelah melemah 0,4 persen pekan lalu. 

Pasar saat ini berada dalam fase wait-and-see, memantau proposal gencatan senjata AS-Iran selama 60 hari yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, jalur krusial bagi seperlima pasokan minyak dunia.

Meski negosiasi AS-Iran mendekati titik temu, sentimen positif ini dibayangi oleh lonjakan harga minyak akibat meluasnya operasi militer Israel ke Lebanon melawan Hizbullah.

Fokus pasar perlahan kembali ke arah kebijakan moneter. Data ketenagakerjaan AS yang akan rilis 5 Juni diproyeksi menambah 85.000 lapangan kerja baru dengan tingkat pengangguran stabil di 4,3 persen.

Di Jepang, pemerintah  terus berjuang menopang mata uangnya. Kementerian Keuangan Jepang mengonfirmasi telah menggelontorkan dana raksasa sebesar 11,7 triliun Yen atau sekitar 73,4 miliar Dolar AS untuk intervensi pasar pada bulan lalu.

Investor kini menantikan pidato Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kazuo Ueda, pada hari Rabu mendatang untuk mencari petunjuk kenaikan suku bunga, di mana opsi penghentian pengurangan pembelian obligasi pemerintah mulai menguat.

Euro (EUR) terpantau melemah 0,08 persen ke level 1,165 Dolar AS. Yen Jepang (JPY) terdepresiasi 0,08 persen ke level 159,41 per Dolar AS.

Poundsterling (GBP) mengalami penurunan 0,07 persen ke level 1,3449 Dolar AS. Dolar Australia (AUD) tetap stabil di level 0,7181 Dolar AS. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA