Dahlan Tak Mau Merpati Senasib dengan Batavia Air

Selasa, 26 Februari 2013, 13:16 WIB
Dahlan Tak Mau Merpati Senasib dengan Batavia Air
DAHLAN ISKAN/IST
rmol news logo Jajaran manajer Merpati Airlines diminta bekerja keras agar maskapai pelat merah ini tidak senasib dengan Batavia Air.

“Merpati harus fokus menjalankan rencana bisnisnya, agar nasibnya tidak sama dengan Batavia Air yang sudah tutup,” kata Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan usai Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, Selasa (26/2).

Dahlan mengatakan, akhir pekan lalu dia sudah bertemu langsung dengan jajaran direksi dan komisaris Merpati. "Saya sesungguhnya kagum, dalam kondisi seperti sekarang ini Merpati masih bisa terbang melayani masyarakat," katanya.

Menurut dia, saat ini perusahaan yang punya banyak beban utang warisan dari masa sebelumnya itu sudah bisa rutin membayar gaji karyawan, biaya penggunaan bandara, biaya bahan bakar, dan asuransi walaupun dengan mencicil.

“Sesungguhnya tidak fair mengukur kinerja Merpati saat ini, karena utang tercipta ketika perusahaan dipimpin beberapa direksi periode-periode sebelumnya, sementara direksi sekarang baru bekerja kurang dari setahun,” ujar Dahlan, yang kumpulan celotehannya di Twitter dibukukan dalam Certwit alias cerita twiter berjudul Dahlan Is Dahlan Can ini.

Menurut catatan, sampai sekarang perusahaan penerbangan plat merah itu memiliki utang sekitar Rp3,14 triliun kepada beberapa pihak seperti PT Pertamina dalam bentuk utang bahan bakar serta kepada PT Bank Mandiri, PT Angkasa Pura II, PT Perusahaan Pengelola Aset, dan PT Jasindo.

“Saya harus memahami bahwa Merpati terbebani utang lama. Tapi di satu sisi saya juga tidak ingin lagi memberikan Penyertaan Modal Negara,” katanya.

“Buktikan dulu bahwa tanpa bantuan pemerintah, Merpati bisa terbang. Setelah itu baru kita pikirkan kemudian rencana selanjutnya yang lebih membangkitkan perusahaan itu,” tambah Dahlan yang pernah menjalani operasi ganti hati di China ini. [ant/wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA