“Saya mengapresiasi Kampanye Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta. Upaya mengatasi kemacetan, polusi udara, dan perubahan iklim membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat layanan transportasi publik melalui MRT, LRT, Transjakarta, Mikrotrans, dan Transjabodetabek agar mobilitas warga lebih mudah, nyaman, dan terjangkau.
Ia mengatakan hingga 2026 Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik. Adapun layanan JakLingko didukung sekitar 2.968 armada Mikrotrans.
“Ini bagian dari target elektrifikasi penuh armada Transjakarta pada 2030,” ujarnya.
Pemprov DKI juga terus memperluas rute Transjabodetabek serta memberikan layanan gratis MRT, LRT, dan Transjakarta bagi 15 golongan masyarakat. Selain itu, Pemprov menerapkan kebijakan Hari Rabu Bertransportasi Umum bagi aparatur sipil negara (ASN) Jakarta.
Pramono menyebut capaian sistem transportasi umum Jakarta yang menempati peringkat ke-17 terbaik dunia versi Time Out 2025 menjadi modal penting untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
“Kami berharap Jakarta dapat menjadi kota global yang modern, berkelanjutan, dan masuk jajaran Top 50 Global City pada 2030,” tutupnya.
BERITA TERKAIT: