Mahyudin hadir bersama Anggota MPR Hetifah Sjaifudian (Fraksi Golkar), Syaharie Jaang (Walikota Samarinda), Brigjen TNI Idham Waroihan (Dandrem 091/ASN) serta pengurus DWP Syabab Hidayatullah Kaltim.
Di depan para peserta sosialisasi, Mahyudin menjelaskan panjang lebar mengenai apa itu Majelis Permusyawaratan Rakyat alias MPR, apa fungsi dan tugas-tugasnya.
Selain memiliki tugas-tugas konstitusional, jelas dia, MPR sebagai lembaga negara mempunyai tugas menyosialisasikan Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika), sesuai perintah UU MD3 kepada masyarakat.
"Empat Pilar MPR RI telah mempersatukan Indonesia sebagai negara besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku, budaya dan bahasa. Karena kita punya Pancasila sebagai perekat bangsa yang majemuk ini. Masyarakat seharusnya menyadari itu. Masyarakat harus memahami Pancasila sebagai ideologi," imbuhnya.
Mahyudin menjelaskan kepada para peserta sosialisasi, bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga ancaman serius. Yaitu, korupsi, narkoba dan radikalisme.
"Mari kita sepakat memerangi bersama tiga ancaman ini. Tiga ancaman ini telah memecah belah bangsa," ungkapnya.
Untuk menghadapi tiga masalah dan tantangan bangsa tersebut, lanjut Mahyudin, mari dijadikan Empat Pilar MPR menjadi panutan dalam kehidupan keseharian.
[rus]
BERITA TERKAIT: