Zulkifli Berharap Perdebatan Pancasila Masuk Wilayah Substansi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 22 Juni 2017, 07:34 WIB
Zulkifli Berharap Perdebatan Pancasila Masuk Wilayah Substansi
Zulkifli Hasan/Net
rmol news logo Bung Karno telah meletakkan dasar dasar kehidupan berbangsa bernegara yang kokoh dan kuat, yaitu Pancasila. Tugas generasi saat ini adalah implementasi Pancasila dalam kehidupan.

"Pancasila jangan berhenti hanya jadi slogan tapi harus menjadi perilaku sehari-hari. Ini tugas generasi menjaga Pancasila dan nilai-nilai luhur keindonesiaan kita," ujar Zulkifli di Haul Bung Karno ke 47 dan peluncuran buku 'Bung Karno, Islam dan Pancasila' di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6).

Zulkifli juga menjelaskan Pancasila juga harus ditanamkan lagi dari sekarang. Menurutnya, 71 tahun mendatang penduduk Indonesia akan semakin padat bahkan mencapai 500 juta lebih penduduk.

"Pancasila ini harus ditanamkan kembali jangan sampai ada gap dan kemiskinan lagi di Indonesia. Karena jika sudah tidak ada lagi Pancasila dan pemerataan maka bangsa ini akan mati," jelas Zulkifli.

Ia berharap perdebatan Pancasila masuk dalam wilayah substansi yakni bagaimana mengurangi kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.

"Sekarang kita bicara implementasi kewajiban kita meletakkan hal itu. Saya berpendapat ada di bukunya Pak Ahmad Basarah ditulis pada sila kelima prinsipnya tidak boleh ada kemiskinan di situ. Itulah yang harusnya dipertengkarkan bukan lagi soal suku dan agama, tapi lebih penting kemiskinan," ungkapnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA