Demikian dikatakan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Katharos Indonesia, Hertina saat membuka Diskusi Publik dan Festival Pancasila dengan tema “Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Semangat Persatuan dan Pelayanan untuk Indonesia” pada di STT Katharos Indonesia, Kamis 4 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Hertina mengajak mahasiswa untuk terus menanamkan semangat kebangsaan, toleransi, serta pelayanan kepada sesama sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert menyampaikan bahwa Pancasila tetap menjadi perekat bangsa di tengah dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” kata Charles Gilbert.
Diskusi publik menghadirkan tiga narasumber dari berbagai latar belakang organisasi dan akademik yang membahas relevansi Pancasila dalam kehidupan generasi muda.
Pemateri pertama, Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fairuz Nasution mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Menjaga Persatuan dan Merawat Demokrasi Indonesia.”
Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa STT Katharos Indonesia, Imanuel Delau membawakan materi bertajuk “Menghidupi Nilai-Nilai Pancasila melalui Semangat Pelayanan dan Kebhinekaan.”
Pemateri ketiga, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Visioner Indonesia, Angga Febrianda menyampaikan materi “Peran Strategis Mahasiswa dalam Menjaga Persatuan Nasional dan Demokrasi Damai.”
BERITA TERKAIT: