"Apalagi Golkar partai tua dan mapan serta sudah tidak ada presidential threshold," kata Pengamat Ekonomi Sosial Nurmadi H. Sumarta kepada
RMOL, Rabu 10 Juni 2026.
Namun publik tentu tidak akan lupa bahwa naiknya Bahlil sebagai Beringin 1 karena kepentingan Joko Widodo alias Jokowi dengan mendepak Airlangga Hartarto.
"Bahlil juga tersandung cacat etik dan moral terkait disertasi dan kelulusan doktor di UI yang kemudian dianulir," kata Nurmadi.
Sementara Gibran masih terbelit dengan masalah ijazahnya serta cap anak haram konstitusi akibat patgulipat di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Saya yakin, meskipun Bahlil berpasangan Gibran lolos sebagai calon, namun dengan pilpres yang jurdil, sulit mendapat suara dan dukungan rakyat," kata Nurmadi.
Diketahui, popularitas Bahlil Lahadalia, dinilai tengah melesat belakangan ini, karena imbas munculnya lagu
Mas Bahlil Ganteng (MBG).
BERITA TERKAIT: