Dalam kunjungan di pesantren tersebut, Zulkifli memberi motivasi kepada santri dan santriwati. Kunjungan ini dalam rangka Safari Ramadhan dan Kebangsaan 2016.
Zulkifli dalam ceramah motivasinya memaparkan, mungkin nasib para santri Pesantren KH. Zaenal Mustafa lebih beruntung daripada dirinya. Disebutkannya, di pesantren ini gedungnya sudah bagus. Beda saat dirinya dulu sekolah di madrasah di Lampung, untuk berangkat ke sekolah saja menempuh jarak 5 km. Dan untuk pergi ke tempat mengaji harus menempuh jarak 7 km.
Hal demikian dikatakan Zulkifli bahwa dirinya ditempa oleh keadaan agar tetap kuat. Dia selalu mengingat pesan ibunya agar tidak meninggalkan sholat malam dan puasa Senin-Kamis.
"Hal demikian membuat saya semakin kuat," sebut Zulkifli yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN.
Bagi dia, dimana ada kemaun di situ ada jalan. Manusia mempunyai kemampuan tak terbatas asal tergantung niat dan tekad. Lebih lanjut dikatakan kita harus berdoa dan berusaha. Kalau orang bersungguh maka ia pasti mendapat.
Zulkifli pun melanjutkan kisah hidupnya. Saat kuliah, dirinya sambil berdagang. Dari aktivitas berdagang yang dilakukan selalu meningkat. Bagi dia, kitalah yang menempa dan melatih diri untuk menghadapi tekanan sebesar apapun.
Ditanya dari mana asal para santri Pesantren KH. Zaenal Mustafa? Mereka menjawab ada yang dari Bengkulu, Palembang, Aceh, dan dari Jawa Barat sendiri. Mendengar mereka berasal dari berbagai tempat maka Zulkifli langsung mengkaitkan dengan NKRI.
Menurut Zulkifli, mereka yang datang dari berbagai tempat itu mempunyai hak yang sama di seluruh Indonesia. Ditambahkan mereka berhak menjadi apapun.
Terus disampaikan bahwa santri harus belajar lebih giat dan keras, karena di Era Reformasi ini siapapun dari latar belakang apapun bisa jadi apapun.
"Bercita-cita lah setinggi tingginya, berusaha sekeras-kerasnya," tutup Zulkifli mengakhiri pesannya.
[rus]
BERITA TERKAIT: