Basarah Yakin Sosialisasi Empat Pilar Lebih Simpel Lewat Wayang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 06 Desember 2015, 07:23 WIB
Basarah Yakin Sosialisasi Empat Pilar Lebih Simpel Lewat Wayang
Achmad Basarah
rmol news logo . Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Achmad Basarah membuka sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode pagelaran wayang kulit di Halaman Kantor Walikota Batu, Jawa Timur, Sabtu (5/12).

Dalam sambutannya, Basarah mengatakan wayang kulit adalah seni budaya yang sudah ada sejak Indonesia belum merdeka. Dari dulu wayang dipakai untuk menyebarkan ilmu, agama maupun pengetahuan. Karena itu MPR memakai media seni budaya wayang untuk menyampaikan sosialisasi Empat Pilar. Karena bahasa yang digunakan dalam pementasan wayang diyakini mudah dimengerti dan diketahui masyarakat banyak.

"Setiap bangsa punya sejarah dan cara sendiri dalam membangun bangsa dan negara. Dan Bung Karno mengajarkan kita harus berdaulat dalam politik, mandiri di bidang ekonomi dan membangun kebudayaan berkepribadian Indonesia," kata Basarah.

Karena itu, wayang sebagai peninggalan masa lalu harus dijaga. Salah satu caranya adalah digunakan untuk melakukan sosialisasi Empat Pilar, termasuk bagi warga Batu. Apalagi Kota Batu mengalami kemajuan sangat pesat. Itu membuat masyarakat Batu menjadi semakin butuh akan Wayang.

"Banyak investor masuk ke Batu, mereka ini juga membawa budayanya sendiri. Karena itu masyarakat Batu butuh kesenian wayang agar tetap mengenal kesenian tradisionalnya sendiri," sebut politisi PDI Perjuangan ini.

Pagelaran wayang kulit itu dibuka oleh Achmad Basarah dengan ditandai dengan pembacaan lafaz Basmalah dan iikuti penyerahan gunungan kepada Ki Ardi Poerbo Antono. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Fraksi Partai Gerindra MPR Morena Soeprapto, Pimpinan Fraksi PKB MPR Latifah Shohib, Pimpinan Fraksi PKS MPR Rofi Munawar, dan Pimpinan Kelompok DPD MPR Abdul Qodir Amir Hartono, serta Wakil Walikota Batu Punjul Santoso.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat MPR Ma'ruf Cahyono dalam rilisnya menambahkan, wayang merupakan salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR. Dengan menggunakan metode ini diharapkan pesan-pesan yang ada dalam Empat Pilar bisa disampaikan dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Karena bahasa yang dipakai dalam pementasan wayang sangat dipahami dan dikenal masyarakat.

Lakon Wahyu Nirmolo Jati, menceritakan negara yang terancam hancur lebur karena masyarakatnya terus bertengkar dan  berkelahi. Pertengkaran terjadi karena mereka tidak memakai nilai-nilai luhur bangsanya sendiri. Beruntung ada seorang tokoh yang mengingatkan agar masyarakat kembali kepada nilai-nilai luhur bangsanya sendiri, sehingga mereka pun terlepas dari kehancuran. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA