Pada kesempatan tersebut AGBHTN dipimpin Prof. Mahfud MD.
Di hadapan Zulkifli, Mahfud menyampaikan undangan untuk membuka Musyawarah Nasional AGBHTN. Rencananya Munas akan dilaksanakan di Surabaya pada 6-8 November 2015 mendatang.
"Di tengah acara Munas juga akan dilakukan seminar sistem ketatanegaraan dengan tema mengawal kedaulatan dengan kekuasaan yang efektif politik yang demokratis dan hukum responsif," kata Mahfud.
Menjawab undangan yang disampaikan Mahfud, Zulkifli langsung menyanggupi untuk membuka Munas tersebut. Zulkifli juga menanggapi rencana pelaksanaan seminar sistem ketatanegaraan secara antusias. Bahkan dia mengajak AGBHTN mengadakan simposium sistem ketatanegaraan, yang dijadwalkan pada November nanti.
"Kita mencoba untuk menghasilkan pemikiran seputar sistem ketatanegaraan yang lebih baik dari yang ada sekarang. Karena kita sudah lelah melihat kondisi politik dan tatanegara yang tidak tertata," kata Keum PAN itu menambahkan.
Ada banyak persoalan menurut Zulkifli yang harus segara dicarikan jalan keluar. Salah satunya menyangkut sila keempat Pancasila, permusyawaratan perwakilan.
"Jadi, pada simposium nanti kita undang presiden dan mantan presiden serta para ketua partai. Kita ajak mereka bicara, bagaimana baiknya menata Indonesia ke depan," demikian Zulkifli.
[zul]
BERITA TERKAIT: