MPR Dukung Transmigrasi Selama Tidak Sisihkan Warga Lokal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 24 Agustus 2015, 14:13 WIB
MPR Dukung Transmigrasi Selama Tidak Sisihkan Warga Lokal
oso/net
rmol news logo Program transmigrasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) mendapat dukungan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang beralasan bahwa wilayah yang kosong dan produktif di Indonesia harus diisi dan dikelola untuk kemakmuran rakyat.

"Saya mendukung program transmigrasi. Saya kecewa kalau ada orang melarang transmigrasi. Tapi jangan sesekali mengisihkan masyarakat lokal," kata OSO sapaan akrab Oesman Sapta Odang saat menyampaikan keynote speaker pada Seminar Ketransmigrasi "Peran Transmigrasi dalam Mendukung Kemandirian Pangan serta Reforma Agraria" di Hotel Arya Duta, Jakarta, Senin (24/8).

Ia juga berpesan, agar masyarakat transmigrasi terus dijaga, diarahkan dan diawasi.

Sementara itu dalam mensuskseskan transmigrasi, Kementerian DPDTT, kata OSO, agar berkoordinasi dengan kementerian lain. Seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian PU.

"Tanah jangan dipersulit untuk rakyat. Semua harus koordinasi," paparnya.

Ia menambahkan, tidak benar kalau tanah di Pulau Sumatera hanya untuk masyarakat Sumatera, kebun yang di Kalimantan untuk masyarakat Kalimantan, begitu juga Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali dan daerah-daeah lainnya.

"Pada tanggal 28 Okteber 1928 kita sudah mengikrarkan Sumpah Pemuda. Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, yaitu Indonesia," tukas OSO. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA