Hal tersebut disampaikan Koordinator Aksi Binbin Firman Tresnadi kepada wartawan setelah sekitar satu jam berada di kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta.
"Janji pertemuan antara warga, Bupati dan Menhut gagal. Malah yang terjadi Menhut
ngacir, Bupati kabur. Makin jelas pemerintah berusaha melindungi Sukanto Tanoto, pemilik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)," katanya, (Jumat, 6/1).
Dua anggota Komisi III DPR Ahmad Yani dan Martin Hutabarat, yang sedianya berjanji akan mendampingi juga tidak hadir. Martin mengaku tidak hadir karena Menhut mangkir. Makanya, dia menyesalkan pertemuan itu batal digelar.
"Padahal masyarakat sudah janji kalau masalah ini dituntaskan mereka akan meninggalkan tenda (di gedung DPR). Ini sangat kita sesalkan karena sudah ada perjanjian pertemuan," jelasnya saat dihubungi secara terpisah.
Selanjutnya Martin berjanji akan berkoordinasi dengan Komisi IV yang membidangi masalah Kehutanan. "Agar tidak dinilai
overlap," tambahnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: