Dalam pertemuan tersebut, Raja Juli menyiapkan sejumlah bahan pembahasan terkait sektor kehutanan, termasuk rencana pembentukan satuan tugas khusus untuk memperkuat pendanaan taman nasional di Indonesia.
Saat tiba di Istana, Raja Juli mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas bersama Presiden. Ia menyebut dirinya hanya diminta hadir untuk menghadap kepala negara siang ini.
“Diminta menghadap pak presiden 13.30 agendanya apa Saya juga belum tahu,” ujar Raja Juli kepada wartawan.
Meski demikian, ia telah menyiapkan sejumlah bahan laporan yang berkaitan dengan pengelolaan kehutanan dan kawasan konservasi.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pembentukan satgas pendanaan taman nasional guna memperkuat dukungan bagi pengelolaan kawasan lindung.
“Saya nyiapin beberapa bahan aja, tentang kehutanan, tentang taman nasional, tentang rencana kita membuat satgas pendanaan taman nasional ya macem macem lah,” kata dia.
Raja Juli menjelaskan bahwa pembentukan satgas tersebut diperlukan untuk mencari terobosan pendanaan bagi taman nasional di Tanah Air. Saat ini, pengelolaan taman nasional masih sangat bergantung pada anggaran negara yang dinilai terbatas.
“Justru membuat satgas untuk pendanaan taman nasional kita, kita punya 57 taman nasional di RI selama ini anggsrannya ala kadarnya dan kita berharap ada taman nasnional kita yang berkelas dunia jadi perlu pendanaaan selain APBN,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: