Sampai siang ini sudah terdapat 18 orang yang melakukan aksi jahit mulut di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta. Kemarin, baru 8 yang ikut dalam aksi nekat tersebut. Tapi hari ini bertambah 10 orang yang akan terlibat dalam aksi tersebut hingga menjadi 18 orang.
Kesepuluh orang tersebut adalah Sidiq Hasanuddin (35 tahun), M. Nurhadi (26), Jumaini (31), Zuwin (31), Syafrudin (35), Budiyono (31), Kasmawi (36), Joni Setiawan (33), Abdullah (27), dan Husaini 46).
Husaini, yang memiliki empat anak ini mengaku rumahnya termasuk yang digusur oleh PT. RAPP. Aksi jahit mulut ini tegasnya adalah aksi untuk menuntut pemerintah agar pro-rakyat.
"Ini adalah dorongan dari diri saya sendiri. Saya siap mati di sini" tegasnya di dalam tenda depan gedung DPR, Selasa, (20/12).
Untuk menyampaikan tuntutan itu, Husaini mengaku siap dan rela mulutnya dijahit sebanyak empat jahitan. "(Jahitan ini) dan tidak dibuka-buka sebelum SK-nya (SK Kemenhut No 327/ 2009) dicabut," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: